Gempa 7,2 Mengguncang Maluku Utara

Ternate-14/07/19, Belum pulih trauma atas gempa berpotensi Tsunami yang berkekuatan magnitudo 7,1 pada tanggal 07 Juli 2019 yang berasal dari 136 km Barat Daya Ternate yang membuat warga berlarian mengungsi ke dataran tinggi selama 3 hari. Selang dua minggu kemudian gempa kembali terjadi mengguncang Maluku Utara.

Pada 14 Juli 2019 kemarin tepat pukul 18.10:51 WIT terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,2. Episenter gempanya terletak pada koordinat 0,56 lintang selatan dan 128,06 bujur timur yang berlokasi di darat pada jarak 63 km arah Timur Laut Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara pada kedalaman 10 km. Menurut BMKG, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas sesar Sorong – Bacan yang dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar.

Meski menurut BMKG gempa berkekuatan besar ini tidak berpotensi Tsunami, namun membuat warga di Kota Ternate dan kota lainnya yang merasakan guncangan kembali berlarian keluar rumah dan pusat-pusat perbelanjaan menuju tempat yang lebih tinggi. Gempa ini juga ikut dirasakan dibeberapa wilayah di sekitar Provinsi Maluku Utara.

Kondisi terparah yang diakibatkan gempa ini adalah di wilayah Halmahera Selatan yang menjadi pusat gempa. Menurut kabar yang beredar lewat sms maupun jaringan sosial media dan  warga yang sebagian besar tinggal di pesisir mengungsikan diri ke tempat tertinggi dan rumah mereka banyak yang roboh, 1 orang meninggal dunia.

Sebarkan
Close Menu